kopi dan malamku

bertelanjang di selimut malam lalu di hiasi sebagian hari kotor yang pernah digunakan sebagai cacian alas pada kerinduan, disana cerita mungkin akan berlalu begitu saja tanpa di liputi oleh rasa atau kata, sebelah rumah tepat di warung kopi saya hanya melihat orang yang berceloteh camar memandang kesunyian keadaan karena terkadang sepi itu saya anggap kedinginan, sepi itu terkadang saya anggap kesenjangan pada janji yang kotor, anak-anak menari kemudian Tuhan melukis kehancuran dengan alas perkepal kepala..lalu saya mendengar seorang janda yang telah di khianati suaminya berteriak lantang kepada tetangga sebelah “saya akan menjaganya” hingga pada kepal kepala detik yang di agungkan gelap sang bulan hanya mendikte dan mengubur kekosongan di alas tikar rumah rumah bordir..

kedinginan udara di sela warung kopi yang ga jelas memeriksa sebagian niat baik orang, niat baik yang kemudian menjadi tema pagi untuk para penjajah yang terkubur di sebagian hari, di sebagian malam dan sebagian subuh , ia hanya bagian cerita yang hilang, sobekan kertas tanpa kepal, tanpa nama.. “saya akan tetap menjaganya”.. di warung kopi yang ini, saya selalu bertanya pada malamku yang selalu sepi, yang selalu di hiasi omong kosong, mengendap, berjalan , ya saya akan tetap menjaga kesendirian di malam saya yang kelam.. hingga saya tidak tahu kapan saya mendapat hidayah , kapan saya mendapatkan pelajaran berharga dan gratis itu… terkadang kata saya benar terkadang kata mereka saya salah..

“saya hanya ingin main-main saja kawan”

menurut saya kopi adalah penikmat rasa yang tak pernah berkhianat dan memiliki sejuta kisah, sejuta cerita dari hari ke hari untuk di sempurnakan pada bulan, pada matahari dan pada sepi yang di persembahkan , “saya hanya ingin main-main saja” … mengertilah karena kopi yang saya teguk ini hanyalah kopi hitam memilik penikmat dari sejuta rasa sakit yang berlalu menjadi debu, dari kekalutan pikiran ini saya hanya ingin senggangkan waktu untuk bermain main dengan keadaan dan waktu.

jika itu adalah maksud baik, ijinkan saya untuk menjaganya .. karena butuh waktu buat saya untuk menerima semua keadaan tidak normal ini ke dalam cerita ntah berantah yang saya hadapi, kopi dan sejuta kekalutan saya yang serba istimewa itu adalah omong kosong, saya bosan sendiri

jika memang benar dia, ijinkan saya menjaganya

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s